Cara Setting dan Menggunakan CDN Gratis dari Cloudflare

Selain kualitas konten dalam sebuah web/blog, kecepatan load web sangat mempengaruhi kenyamanan pengunjung. Tentu bisa saja faktor ini mempengaruhi posisi web dalam search engine / SERP. Dan salah satu cara untuk mempercepat load web adalah penggunaan CDN (Content Delivery Networks).

Nah.. kali ini kita akan membahas cara setting dan menggunakan CDN gratis dari Cloudflare. Layanan Cloudflare sendiri selain cukup lengkap dalam versi gratisnya, cara settingnya pun bisa dibilang paling simpel. Untuk selengkapnya anda bisa ikuti langkah – langkah berikut ini:

1. Sign Up – Silahkan anda membuat akun / sign up di halaman Cloudflare. Isi semua informasi yang diminta kemudian klik Create Account.

2. Add Site – Proses selanjutnya masukkan URL alamat web anda dan klik Scan DNS Records. Disini Cloudflare akan melakukan proses scanning DNS web anda. Tunggu hingga proses selesai dan klik Continue

3. Setting DNS Records – Pada bagian ini akan diberikan data DNS record web. Anda bisa menambahkan atau menghapus record sesuai kebutuhan web. Jika anda bingung saran saya biarkan saja default hasil scan tersebut, dan langsung klik tombol Continue.

4. Pilih Cloudflare Plan– Karena kita memanfaatkan versi gratisnya, tentu saja pilih Plan yang Free Website. Dan klik Continue.

5. Ganti Nameserver – Setelah semua langkah diatas dilakukan, langkah selanjutnya adalah mengganti Nameserver atau NS web anda dengan NS yang diberi Cloudflare. Silahkan ganti NS lewat registrar domain yang anda miliki.

Sampai disini tugas anda sudah selesai, dan layanan CDN sudah bisa berjalan, tinggal tunggu proses propagasi dari NS yang lama menjadi NS baru ke server Cloudflare. Jika ingin mengetahui apakah proses propagasi sudah selesai atau belum, maka pada menu Overview akan memperlihatkan status Active yang manandakan proses propagasi telah selesai, dan jika belum maka masih berstatus Pending.

Memaksimalkan Cloudflare

Apa saja yang perlu kita setting di cloudflare untuk memaksimalkan kecepatan web?

1. Browser Cache Expiration – Pertama adalah fasilitas Browser Cache Expiration, anda bisa lihat di menu Caching.

Ketika anda membuka sebuah halaman web berisi banyak gambar, pernahkah anda merasa saat membuka lagi halaman web yang sama, terasa jauh lebih cepat ketimbang saat pertama kali mengaksesnya? Nah inilah fungsi cache di browser, beberapa bagian dari aset web tersimpan di cache browser sehingga ketika mengakses yang kedua kali maka akses ke aset web akan diperoleh dari cache lokal browser pengunjung yang sudah tersimpan, ini yang membuat proses load jadi lebih cepat.

Fasilitas Browser Cache Expiration memungkinkan Cloudflare memerintahkan browser pengunjung untuk menyimpan cache dengan waktu sesuai yang kita setting. Default setting adalah 4 jam, tapi jika web anda jarang melakukan update maka bisa anda setting dengan waktu yang lebih lama. Maksimal waktu cache adalah 1 tahun.

2. Auto Minify  – Berada di menu Speed. Fungsi dari fasilitas ini adalah untuk mengurangi ukuran file Source code yang dipakai web.

Jika anda menggunakan fasilitas ini Harap mengecek apakah mengakibatkan kerusakan pada web atau tidak. jika iya, maka matikan fasilitas ini.

Jangan lupa melakukan purge lewat menu Caching setiap kali anda melakukan perubahan setting di Cloudflare. Dengan begitu server Cloudflare akan melakukan proses cache ulang dari server anda.

2 Comments

Leave a Reply