Mengenal Jenis TLD dan Pengaruhnya Terhadap SEO

Dari strukturnya TLD atau Top Level Domain merupakan ekstensi yang berada dibelakang sebuah domain, misal .com, .net, .info dst. Sedangkan SLD atau Second Level Domain adalah nama yang mengikuti TLD, kita ambil contoh nandama.com, nandama adalah SLD dan .com adalah TLD.

Struktur berikutnya adalah Third Level Domain yakni nama yang mengikuti SLD, misal mail.nandama.com, nah mail disini adalah Third Level Domain.

Jenis TLD

Secara umum TLD dibagi menjadi 2, yakni gTLD dan ccTLD, meskipun ada juga Infrastructure Top Level Domain yang berekstensi .arpa, tapi untuk saat ini kita tidak akan membahasnya.

Dimulai dari gTLD atau Generic Top Level Domain merupakan satu dari kategori TLD, dimana grup utamanya adalah .com, .net, .info dan .org. Selain grup utama tersebut, masih banyak gTLD lainnya yang beberapa kalangan menyebutnya Sponsored TLD seperti .review, .car, .auto, .cooking dsb. Kenapa dibilang Sponsored? karena untuk mendaftarkan TLD tersebut siapapun bisa melakukannya asal anda bisa membayar sebesar $185.000 dan memenuhi semua administrasi yang dibutuhkan, anda bisa baca sendiri di website ICANN yang mengatur masalah ini.

Jenis berikutnya adalah ccTLD atau Country Code Top Level Domain yang merupakan jenis TLD yang dipergunakan atau dipesan untuk suatu wilayah tertentu misal sebuah negara. Contoh dari ccTLD tentunya yang paling kita kenal adalah .id yang digunakan di Indonesia.

TLD dari Sudut Pandang SEO

Pada sekitar tahun 2011/2012 perkembangan gTLD semakin meningkat, dan sampai tahun 2015 akhir sudah mencapai 700 gTLD, dan masih ada 1900 gTLD yang masih menunggu daftar antrian. Mulai saat itulah muncul perdebatan apakah gTLD yang tidak termasuk grup utama dan tak umum seperti .review, .cooking dll itu kelak bisa bersaing dengan .com dari sisi rangking di search engine. Mengingat tujuan dibuatnya nama – nama baru gTLD adalah untuk lebih mengkategorikan tiap segmen. Apakah google akan membuat algoritma baru untuk menyesuaikan perkembangan gTLD ini?

Ternyata jawabannya TIDAK, pihak Google mulai dari Matt Cutts sampai kemudian John Mueller (ini para pentolan Google untuk masalah Algoritma search engine) menyatakan gTLD baru dan .com diperlakukan sama. Bagaimana dengan ccTLD? Google memiliki algoritma untuk geotargeting, artinya bisa jadi ccTLD dianggap lebih relevan untuk suatu daerah tertentu, akan tetapi geotarget sendiri juga diaplikasikan untuk gTLD. Anda bisa baca tentang Situs Multiregional dan Multibahasa di Help Google, salah satu poin di geotarget adalah bahasa.

Jadi bisa disimpulkan bahwa perbedaan semua gTLD maupun ccTLD tidak terlalu signifikan, dan setahu saya dari dulu domain factor ini kalau dari rangking poin MOZ memiliki poin yang kecil. Jikapun ada keuntungan atau kerugian antara gTLD seperti .com, gTLD baru dan ccTLD adalah dari sisi pengunjung. Seperti yang kita tahu gTLD seperti .com jauh lebih familiar untuk rata – rata pengguna internet, tak seperti .cooking, .brand dan gTLD baru lainnya. Akan tetapi dengan banyaknya gTLD baru anda akan lebih fleksibel untuk memilih nama domain yang sesuai brand anda. Tahu sendiri kan untuk mendapatkan nama domain sesuai yang kita inginkan di TLD .com sudah sangat sulit, mengingat stok nama sudah menipis. Nah dengan adanya gTLD baru maka kita bisa jauh lebih leluasa.

Lantas bagaimana dengan ccTLD? di Indonesia ccTLD seperti .id, .go.id, .sch.id dll memiliki prestis tersendiri dan tentu saja jauh lebih terpercaya, karena pendaftarannya jauh lebih rumit ketimbang kita mendaftar .com. Kita ambil contoh paling ringan .my.id dan .web.id memerlukan KTP, sedangkan seperti .or.id syaratnya adalah melampirkan KTP serta Akta Notaris atau Surat Keterangan dari organisasi yang bersangkutan.

Kesimpulan

Jika anda ingin domain yang lebih familiar bagi pengguna internet, anda bisa memilih .com, .net, .org atau .info. Sebaliknya apabila nama domain yang diinginkan tidak tersedia di gTLD sebelumnya, anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakan gTLD baru atau sekalian ccTLD.

Sekali lagi untuk memastikan yang masih ragu dengan penggunaan gTLD baru, kalau dari kata cak Matt dan om John sih gak ada beda perlakuan di search engine, jadi gak masalah. Jika anda masih kurang percaya, sekarang anda coba search di Google.com (inget ya bukan di google.co.id) dengan kata kunci “Coffee Club”, disitu akan ada domain coffee.club nangkring di halaman pertama dari beberapa tahun lalu. Dan menurut beberapa sumber di web yang membahas tentang SEO, web coffee.club ada di halaman pertama semenjak seminggu setelah launching. Tentu saja web tersebut sudah di Optimasi.

Artikel ini sebenarnya saya buat setelah barusan mendaftarkan domain gTLD baru yang kebetulan ada promo .win, .men dan beberapa yang lain dengan harga sangat miring, 10 tahun cuma $7.60 hahaha, lumayan lah buat stok domain. Oh iya kalau pengen daftar juga, cek di AlpNames.com siapa tahu masih ada promonya (tenang, bukan link affiliate). 😛

 

UPDATE :

  • Remove link Alpnames, promo murah udah berakhir
Tags:

Leave a Reply