Review dan Benchmark Performa VPS Digitalocean

Kali ini saya akan mencoba untuk memberikan review singkat dan benchmark performa vps di Digitalocean. Provider ini termasuk pemain besar di dunia penyedia vps, jadi anda tidak perlu ragu lagi dengan layanan mereka. Jika ada masalah, anda tinggal kontak ke bagian pelayanan mereka. Tenang saja CS-nya sangat bisa diandalkan, tak butuh waktu lama untuk menunggu direspon.

Ketika anda mendaftar pertama kali untuk menggunakan layanan mereka, sama seperti provider lainnya, jika anda menggunakan kartu kredit maka akun tidak akan langsung diaktifkan. Mereka akan memverifikasi terlebih dahulu informasi kartu kredit yang dipakai, apakah benar kartu kredit tersebut milik anda atau bukan. Ini bertujuan untuk menjaga keamanan kartu kredit yang digunakan. Nah, yang menarik adalah kita diminta untuk mengirim foto identitas diri, tapi bukan foto ktp atau sim, melainkan foto anda yang memegang ktp atau sim. Jadi kalau anda tidak ingin ribet, saran saya gunakan Paypal saja. Bedanya nanti anda diminta deposit terlebih dahulu minimal $5.

Oke, mari kita bahas secara singkat layanan mereka satu – persatu.

Spesifikasi

Sama dengan Vultr di Digitalocean juga terdapat layanan untuk tarif perjam, cocok buat yang suka coba – coba.

Untuk layanan paling minimum, dengan $5 anda mendapat RAM 512 MB, 1 CPU, 20GB SSD (lebih besar 5GB ketimbang Vultr), dan bandwidth 1TB. Kalau dipakai untuk web dengan trafik kecil seperti web profil perusahaan sih bisa cukup buat nampung banyak web. Kalau dirasa sudah mulai berat anda tinggal upgrade ke spek yang lebih tinggi.

Lokasi Server

Datacenter Digitalocean terletak di 8 lokasi yang terdapat di 7 negara.

Aplikasi Pendukung

Untuk daftar Installer OS bisa anda lihat daftarnya dibawah

dan untuk paket aplikasi installernya

Paket installer yang disediakan cukup lengkap, jadi buat anda yang baru pertama kali menggunakan vps atau yang males buat instal satu persatu, tinggal pilih aja salah satu yang anda butuhkan diatas.

Benchmark Performa VPS Digitalocean

Spesifikasi VPS yang saya gunakan untuk benchmark

  • Lokasi: Singapura
  • 1 CPU
  • RAM: 1024 MB
  • 30 GB SSD
  • Harga: $10 / bulan

Sudah saya pasang Swap 2GB, dan OS yang saya gunakan adalah Debian 8 Jessie. Kondisi vps masih kosong belum diisi program tambahan.

1. Pengujian dengan Bench.sh

Untuk pengujian menggunakan menggunakan bench.sh, saya akan melakukannya dalam tiga kali percobaan

----------------------------------------------------------------------
CPU model            : Intel(R) Xeon(R) CPU E5-2630L v2 @ 2.40GHz
Number of cores      : 1
CPU frequency        : 2399.998 MHz
Total size of Disk   : 30.0 GB (3.3 GB Used)
Total amount of Mem  : 1000 MB (934 MB Used)
Total amount of Swap : 2047 MB (0 MB Used)
System uptime        : 0 days, 2 hour 26 min
Load average         : 0.00, 0.01, 0.05
OS                   : Debian GNU/Linux 8
Arch                 : x86_64 (64 Bit)
Kernel               : 3.16.0-4-amd64
----------------------------------------------------------------------
I/O speed(1st run)   : 257 MB/s
I/O speed(2nd run)   : 371 MB/s
I/O speed(3rd run)   : 496 MB/s
Average I/O speed    : 374.7 MB/s
----------------------------------------------------------------------
Node Name                       IPv4 address            Download Speed
CacheFly                        205.234.175.175         27.4MB/s
Linode, Tokyo, JP               106.187.96.148          28.0MB/s
Linode, Singapore, SG           139.162.23.4            79.8MB/s
Linode, London, UK              176.58.107.39           953KB/s
Linode, Frankfurt, DE           139.162.130.8           7.30MB/s
Linode, Fremont, CA             50.116.14.9             3.48MB/s
Softlayer, Dallas, TX           173.192.68.18           10.0MB/s
Softlayer, Seattle, WA          67.228.112.250          14.1MB/s
Softlayer, Frankfurt, DE        159.122.69.4            4.75MB/s
Softlayer, Singapore, SG        119.81.28.170           68.0MB/s
Softlayer, HongKong, CN         119.81.130.170          56.5MB/s
----------------------------------------------------------------------

Percobaan kedua

[email protected]:~# wget -qO- bench.sh | bash
----------------------------------------------------------------------
CPU model            : Intel(R) Xeon(R) CPU E5-2630L v2 @ 2.40GHz
Number of cores      : 1
CPU frequency        : 2399.998 MHz
Total size of Disk   : 30.0 GB (3.3 GB Used)
Total amount of Mem  : 1000 MB (333 MB Used)
Total amount of Swap : 2047 MB (0 MB Used)
System uptime        : 0 days, 2 hour 30 min
Load average         : 0.04, 0.04, 0.05
OS                   : Debian GNU/Linux 8
Arch                 : x86_64 (64 Bit)
Kernel               : 3.16.0-4-amd64
----------------------------------------------------------------------
I/O speed(1st run)   : 372 MB/s
I/O speed(2nd run)   : 545 MB/s
I/O speed(3rd run)   : 557 MB/s
Average I/O speed    : 491.3 MB/s
----------------------------------------------------------------------
Node Name                       IPv4 address            Download Speed
CacheFly                        205.234.175.175         27.5MB/s
Linode, Tokyo, JP               106.187.96.148          27.9MB/s
Linode, Singapore, SG           139.162.23.4            82.9MB/s
Linode, London, UK              176.58.107.39           4.24MB/s
Linode, Frankfurt, DE           139.162.130.8           4.72MB/s
Linode, Fremont, CA             50.116.14.9             6.44MB/s
Softlayer, Dallas, TX           173.192.68.18           9.40MB/s
Softlayer, Seattle, WA          67.228.112.250          13.8MB/s
Softlayer, Frankfurt, DE        159.122.69.4            3.65MB/s
Softlayer, Singapore, SG        119.81.28.170           62.0MB/s
Softlayer, HongKong, CN         119.81.130.170          46.2MB/s
----------------------------------------------------------------------

Percobaan ketiga

----------------------------------------------------------------------
CPU model            : Intel(R) Xeon(R) CPU E5-2630L v2 @ 2.40GHz
Number of cores      : 1
CPU frequency        : 2399.998 MHz
Total size of Disk   : 30.0 GB (3.3 GB Used)
Total amount of Mem  : 1000 MB (259 MB Used)
Total amount of Swap : 2047 MB (0 MB Used)
System uptime        : 0 days, 2 hour 35 min
Load average         : 0.18, 0.13, 0.09
OS                   : Debian GNU/Linux 8
Arch                 : x86_64 (64 Bit)
Kernel               : 3.16.0-4-amd64
----------------------------------------------------------------------
I/O speed(1st run)   : 367 MB/s
I/O speed(2nd run)   : 564 MB/s
I/O speed(3rd run)   : 534 MB/s
Average I/O speed    : 488.3 MB/s
----------------------------------------------------------------------
Node Name                       IPv4 address            Download Speed
CacheFly                        205.234.175.175         29.8MB/s
Linode, Tokyo, JP               106.187.96.148          27.9MB/s
Linode, Singapore, SG           139.162.23.4            84.5MB/s
Linode, London, UK              176.58.107.39           3.98MB/s
Linode, Frankfurt, DE           139.162.130.8           3.95MB/s
Linode, Fremont, CA             50.116.14.9             6.50MB/s
Softlayer, Dallas, TX           173.192.68.18           9.91MB/s
Softlayer, Seattle, WA          67.228.112.250          13.8MB/s
Softlayer, Frankfurt, DE        159.122.69.4            3.52MB/s
Softlayer, Singapore, SG        119.81.28.170           82.0MB/s
Softlayer, HongKong, CN         119.81.130.170          59.6MB/s
----------------------------------------------------------------------

Nah dari ketiga percobaan saya agak kaget juga, ternyata koneksi ke eropa kurang begitu memuaskan. Tapi khusus untuk asia, koneksinya memuaskan banget. Dan untuk I/O dari nominalnya juga  cukup bagus.

2. Pengujian dengan Unixbench

Hasil pengujian performa secara keseluruhan menggunakan unixbench

   #    #  #    #  #  #    #          #####   ######  #    #   ####   #    #
   #    #  ##   #  #   #  #           #    #  #       ##   #  #    #  #    #
   #    #  # #  #  #    ##            #####   #####   # #  #  #       ######
   #    #  #  # #  #    ##            #    #  #       #  # #  #       #    #
   #    #  #   ##  #   #  #           #    #  #       #   ##  #    #  #    #
    ####   #    #  #  #    #          #####   ######  #    #   ####   #    #

   Version 5.1.3                      Based on the Byte Magazine Unix Benchmark

   Multi-CPU version                  Version 5 revisions by Ian Smith,
                                      Sunnyvale, CA, USA
   January 13, 2011                   johantheghost at yahoo period com


1 x Dhrystone 2 using register variables  1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1 x Double-Precision Whetstone  1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1 x Execl Throughput  1 2 3

1 x File Copy 1024 bufsize 2000 maxblocks  1 2 3

1 x File Copy 256 bufsize 500 maxblocks  1 2 3

1 x File Copy 4096 bufsize 8000 maxblocks  1 2 3

1 x Pipe Throughput  1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1 x Pipe-based Context Switching  1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1 x Process Creation  1 2 3

1 x System Call Overhead  1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1 x Shell Scripts (1 concurrent)  1 2 3

1 x Shell Scripts (8 concurrent)  1 2 3

========================================================================
   BYTE UNIX Benchmarks (Version 5.1.3)

   System: nandama: GNU/Linux
   OS: GNU/Linux -- 3.16.0-4-amd64 -- #1 SMP Debian 3.16.36-1+deb8u2 (2016-10-19)
   Machine: x86_64 (unknown)
   Language: en_US.utf8 (charmap="UTF-8", collate="UTF-8")
   CPU 0: Intel(R) Xeon(R) CPU E5-2630L v2 @ 2.40GHz (4800.0 bogomips)
          x86-64, MMX, Physical Address Ext, SYSENTER/SYSEXIT, SYSCALL/SYSRET, Intel virtualization
   00:00:03 up 26 min,  1 user,  load average: 0.23, 0.16, 0.08; runlevel 5

------------------------------------------------------------------------
Benchmark Run: Wed Jan 04 2017 00:00:03 - 00:27:21
1 CPU in system; running 1 parallel copy of tests

Dhrystone 2 using register variables       24812004.5 lps   (10.0 s, 7 samples)
Double-Precision Whetstone                     3078.2 MWIPS (6.1 s, 7 samples)
Execl Throughput                               3984.5 lps   (30.0 s, 2 samples)
File Copy 1024 bufsize 2000 maxblocks        994009.1 KBps  (30.0 s, 2 samples)
File Copy 256 bufsize 500 maxblocks          269661.7 KBps  (30.0 s, 2 samples)
File Copy 4096 bufsize 8000 maxblocks       1613840.3 KBps  (30.0 s, 2 samples)
Pipe Throughput                             1879620.3 lps   (10.0 s, 7 samples)
Pipe-based Context Switching                 291958.3 lps   (10.0 s, 7 samples)
Process Creation                              10224.5 lps   (30.0 s, 2 samples)
Shell Scripts (1 concurrent)                   7116.7 lpm   (60.0 s, 2 samples)
Shell Scripts (8 concurrent)                    940.3 lpm   (60.0 s, 2 samples)
System Call Overhead                        3703939.4 lps   (10.0 s, 7 samples)

System Benchmarks Index Values               BASELINE       RESULT    INDEX
Dhrystone 2 using register variables         116700.0   24812004.5   2126.1
Double-Precision Whetstone                       55.0       3078.2    559.7
Execl Throughput                                 43.0       3984.5    926.6
File Copy 1024 bufsize 2000 maxblocks          3960.0     994009.1   2510.1
File Copy 256 bufsize 500 maxblocks            1655.0     269661.7   1629.4
File Copy 4096 bufsize 8000 maxblocks          5800.0    1613840.3   2782.5
Pipe Throughput                               12440.0    1879620.3   1510.9
Pipe-based Context Switching                   4000.0     291958.3    729.9
Process Creation                                126.0      10224.5    811.5
Shell Scripts (1 concurrent)                     42.4       7116.7   1678.5
Shell Scripts (8 concurrent)                      6.0        940.3   1567.2
System Call Overhead                          15000.0    3703939.4   2469.3
                                                                   ========
System Benchmarks Index Score                                        1429.7

Untuk hasil unixbench skornya cukup bagus tapi kalau dibandingkan dengan Vultr yang saya coba sebelumnya sepertinya masih kalah. Tapi tentu saja semua hasil benchmark diatas juga dipengaruhi node tetangganya, kalo sebelahnya cara pakai vpsnya spartan banget ya ngefek juga ke punya kita.

Kesimpulannya, vps Digitalocean dengan datacenter di Singapura ini bisa menjadi opsi prioritas jika digunakan untuk target area asia. Dan yang paling asik Digitalocean memiliki komunitas yang menyediakan knowledge base yang cukup lengkap, jadi untuk anda yang mengalami kendala, tinggal cari saja informasi tutorialnya di komunitas mereka. Sedangkan untuk masalah uptime, karena vps yang saya gunakan adalah droplet baru jadi saya tidak bisa memberikan review, tapi selama saya menggunakan vps disini belum pernah mengalami kendala, dan setahun terakhir ini belum pernah sampai down.

INFO: Bagi yang berminat langganan di Digitalocean, langsung kunjungi web Digitalocean sekarang, ada bonus credit $10 bagi anda yang pertama kali berlangganan. Lumayan banget kan, kalau anda pakai vps yang $5 bisa gratis 2 bulan pertama.

Leave a Reply